Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Keep yours

Sekalipun janganlah pernah engkau meninggi, karena ada yang jauh lebih tinggi yaitu Tuhan YME. Dan ingatlah bahwa masih ada langit di atas langit. Jangan lupakan bumi saat kau sedang berada di atas awan. Tengoklah sekali-kali ke bawah dan rindukanlah berjalan dengan kedua kaki disaat engkau telah memiliki sayap yang mampu membuatmu terbang tinggi...

Poetry poems

Menatapmu dari kejauhan Memandangmu dari balik punggungmu Mengagumimu dari sepi yang kusembunyikan Kau adalah cahaya Yang selalu bersinar Yang menjadikanku sebuah bayangan hampa Aku sadar Cinta tak selamanya dikatakan cinta Kau bukanlah cinta sejatiku Namun Kaulah rasa kagum atas dirimu yang tidak dapat kucapai... Ra.D

Poetry Poems

Merentang lensa hingga tak terlihat pandang Saat rasa yang tak lagi menyatu dengan jiwa Jarum waktu enggan untuk berhenti menunggu Detik berganti menit hingga hari Bangunlah dari tidur nyenyakmu Sadarlah dari mimpi yang menidurkanmu Lihatlah ke atas Tengoklah ke bawah Disinilah kau berada Pandanglah dunia sampai habis umurmu nanti... Ra.D

Poetry Poems

Rangkul aku saat aku menggenggam harap Tuliskan semua yang kau inginkan dengan rapat Cinta tak harus diucapkan Ia lahir dari sebuah pembuktian Dari sebuah perlakuan dan tatapan Atau sekedar sebuah senyuman Simpanlah Aku senang bisa memilikimu Meski tak diungkapkan Kau tahu bagaimana untuk menjaga sebuah rasa... Di

Poetry Poems

SELAMATKANLAH Diri yang terjatuh dalam doa Jiwa yang terjatuh dalam harap Hati yang terjatuh dalam keyakinan Ku tulis setiap detik kisah hidupku Perasaan Kenangan Harapan Bolehkah aku terbang lebih cepat? Izinkan aku tuk singgah lebih jauh Melampaui batas khayalku tentang kehidupan Patahkan kedua sayapku Agar aku tak mampu lagi menjangkau Jatuh bebas dengan semua cerita waktu Ku julurkan kedua tanganku Dan ku yakin Engkau akan datang untuk meraihnya... Di

poetry poems

Patah Hati Berdiri di ujung curamnya tebing menarikku ke dalam hangatnya rasa sakit Air mata yang habis menertawakan hati Tangis yang merangkul dinginnya harap Aku terus menunggu Aku tetap menunggu Rasa yang lebih dari sekedar doa Aku tahu aku telah kalah Dalam kehancuran yang kau inginkan Lebih dari kelamnya langit malam Aku hampa Hancur tanpa rasa... Di