For You
...
Mungkin saat ini aku memang belum tahu kau siapa, aku bahkan tidak tahu nama dan bagaimana wajahmu. Tapi aku ingin kau tahu. Saat ini aku sedang berusaha memantaskan diri menjadi yang terbaik untukmu. Jadi, aku harap kau juga sedang memantaskan diri untukku. Ketahuilah wahai kau yang disana, aku tidak seperti anak-anak remaja jaman sekarang yang memiliki status berpacaran. Sibuk bilang sayang sana sini, sibuk pegangan tangan, sibuk mengeluarkan uang untuk beli hadiah, dan sibuk mati-matian untuk membuat doi bahagia, padahal ujung ujungnya pun juga akan putus. Hehe..
Kau, dengarlah. Aku tidak berharap padamu, karena aku tahu, Allah tidak suka jika aku mengharapkan orang lain kecuali kepadaNya. Aku bahkan belum berani berdoa dan menceritakan tentangmu kepadaNya. Aku hanya berani untuk sekedar memikirkanmu dan bertanya sedang apa kau sekarang.
Kau, jagalah shalatmu. Aku pun disini sedang berusaha mati matian untuk menjaga shalatku. Entah bagaimana kita bertemu nanti, itu semua tergantung bagaimana kita menjaga saat ini. Bahkan kau tahukan, kalau kau merupakan cerminan diriku dan aku pun cerminan dirimu.
Kau. Apa kau tahu? Aku pun sebenarnya sama seperti remaja remaja yang lain. Menginginkan rasanya memiliki seseorang yang spesial dan mengisi hari hari indahku. Aku pun penasaran bagaimana rasanya hati yang berbunga. Namun aku tahu, jika aku memilikinya sekarang itu mungkin tak akan bertahan lama. Jadi, aku menunggumu memberikannya selamanya untukku.
Aku berusaha menahan semua keinginanku rasa penasaranku, karena aku tahu, jika aku bersabar akan sangat indah yang ku dapat. Kau.
Aku mohon, tetaplah untuk sendiri saat ini. Jikalaupun kau sudah memiliki, kumohon lepaskanlah, karena itu milik orang lain dan sama sekali tak ada untungnya untukmu. Jangan sakiti hati mereka dan hormatilah mereka karena mereka adalah perempuan seperti ibumu.
Kau, aku tak tahu berapa umurmu saat ini. Tapi kumohon belajar dan bekerjalah yang keras seperti kau akan hidup selamanya, dan beribadahlah dengan sungguh sungguh seperti kau akan mati esok. Akupun akan melakukan yang sama.
Aku membaca sebuah cerita yang indah dan seperti mimpiku. Dan akupun semakin yakin, semua yang baik untuk mereka yang baik. Jadi, aku ingin menjadi salah satu dari mereka yang baik, agar aku bisa mendapatkan kau yang baik pula.
Kau. Diakhir surat hampaku, aku ingin kau selalu ingat, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, begitupun dengan aku. Namun aku yakin, kita bisa saling melengkapi untuk menjadi sepasang yang sempurna. Cinta bukanlah masalah saling memiliki kelebihan dan kekurangan namun cinta adalah arti dari saling melengkapi antara kelebihan dari kekurangan..
Aku menunggumu~
Komentar
Posting Komentar