berSUAra
Ingin deh, tinggal di negara Indonesia yang maju.. Dimana rakyat tidak ada yang saling menyerang atau mengancam satu sama lain. Tidak ada kata makian atau kekecewaan terhadap pemerintah.. Miris. Melihat ada sebagian masyarakat yang membenci presiden dan yang lainnya membela mati-matian..
Percuma bila kita teriak sekeras-kerasnya NKRI HARGA MATI tapi ternyata bisu.. hanya berucap namun tidak bertindak.
Tapi, memang apa yang bisa kita lakukan sebagai rakyat kecil?
Ada yang mengatakan jangan melihat kerja presiden dan pemerintah dari sisi buruknya saja
Ada yang mengatakan jangan salahkan presiden sebagai pemimpin negara
Ada yang mengatakan jangan jadi masyarakat bodoh yang buta
Ada yang mengatakan kalau tak suka dengan pemimpin negara sebaiknya pergi saja dari NKRI
Dari masalah ekonomi sampai agama, semua terjadi di negeri ini, tanpa ada titik temu. Rakyat miskin semakin miskin. Rakyat yang kaya semakin gila..
Toleransi musnah sudah. Berbondong-bondong saling melempar cacian apabila ada berita mengenai masalah yg berbau agama atau etnis. Menyalahkan satu sama lain, membanggakan miliknya sendiri. Katanya bhineka tunggal ika, tapi nyatanya sudah hilang tulisan itu dari cengkraman sang burung garuda..
Hukum mahal di mata rakyat kecil, namun menjadi murah karena dapat dinegosiasi oleh pejabat tinggi.. Hukum yang katanya adil, mati sudah tertanam bill-bill perjanjian jual beli hukum.
Politik pula semakin aneh saja.. Sehingga tak ada lagi yang bisa dikatakan. Bertepuk jidat saja sudah bisa menggambarkan betapa kacaunya yang ada di bangsa ini..
Berpuluh-puluh tahun bahkan beratus-ratus tahun yang lalu,, bangsa Indonesia berjuang mati-matian lepas dari penjajahan demi Indonesia yang merdeka. Namun sekarang, terkesan percuma semua darah, keringat, dan airmata para pahlawan. 1945 Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan, membangun pemerintah hingga diakui di mata dunia. Namun skarang sudah luruh.. Indonesia seakan hilang. Bung karno mungkin akan malu jika melihat Indonesia sekarang ini..
Tak ada yang bisa dilakukan sekarang.. untuk menyuarakan suara hati pun, bisa-bisa kami di penjara karena ikut campur politik. Hahaha.. berasa jaman penjajahan Nippon kembali.. Jadi, hanya sebatas sini saja keberanian untuk mengkritik pemerintah..
Ingin rasanya jadi presiden di era yg akan datang.. Memajukan negeri tercinta dengan semua janji-janji manis.. tapi katanya menjadi presiden tak semudah membalik telapak tangan. Kalau begitu, kita juga harus sadar kemampuan bisa atau tidak menjadi presiden. Kalau sekiranya tidak bisa, lebih baik jangan, dari pada menghancurkan negeri sendiri dan hidup orang banyak..
Waktu itu pernah, ada seorang guru yang mengatakan, jika saja indonesia ini sebuah organisasi bukan negara, maka indonesia sudah bubar dan lenyap.. hah- disayang sekali kan, perjuangan pahlawan-pahlawan yang membuat Indonesia ada?
Kita lupa sejarah
Mereka lupa sejarah
Kami lupa sejarah
Hanya sebagian kecil yang tetap mengenang sejarah
Apakah para sejarawan ataukah para guru-guru sejarah?
Ya, hanya mereka yang mengingatnya
Sudahlah, lelah sudah membicarakan hal yg sia-sia ini
Lihat saja kedepannya
Akankah maju atau semakin mundur
Yang jelas, ini tugas kita sebagai generasi selanjutnya
Generasi emas
Untuk membangun kembali indonesia
yang telah mati sejak saat ini
Dan hidupkan kembali cita-cita Bung Karno pada saat beliau memimpin..
Di
Komentar
Posting Komentar