Cerita Sakit Hati di Bulan April
SNMPTN bukanlah segalanya,
Karena tak ada rotan, akarpun jadi...
:):):):):):):):)
Kau tahu bagaimana rasanya gagal disaat kau benar-benar menginginkannya?
Aku rasa hampir setiap orang pernah merasakan hal ini. Seperti yang aku rasakan sekarang. Hari ini, 17 April 2018 tepat pukul 17.00 pengumuman SNMPTN dikeluarkan oleh setiap universitas. Dan dari sekian banyak yang tidak diterima, aku adalah salah satunya. Sakit memang setelah melihat warna merah itu pada layar pengumuman. Berkali-kali aku masukan no.pendaftaran dan tanggal lahir, namun yang keluar tetap hasil yang sama. Gagal.
Sakit, tapi nggak berdarah.
Sebenarnya aku tahu akan seperti ini jadinya. Memilih FKG UI yang memiliki passing grade dan saingan yang tinggi dengan nilai raporku yang biasa-biasa saja. Ya, aku hanya bermodal nekat, yakin, dan doa. Namun, Dzat Yang Maha Perencana, Allah swt, tidak mengizinkanku melewati jalur ini.
Aku baik-baik saja.
Itu yang selalu katakan dalam hati, barangkali hanya sekedar menghibur diri. Semua tampak kembali tenang, namun saat aku melihat mereka, yang Allah swt beri rezeki mereka, terselip perasaan yang seharusnya aku buang jauh-jauh dan tidak boleh muncul. Rasa iri ini mungkin hal yang wajar, namun aku tahu Allah swt tidak suka dengan perasaan semacam ini. Setiap orang memiliki takaran rezeki mereka masing-masing.
Allah swt adalah Pemberi Rezeki terbaik.
Aku selalu yakin bahwa Allah swt sudah mempersiapkan sesuatu yang paling spesial dan terbaik untukku, namun satu hal yang aku bingungkan saat ini. Bagaimana cara aku menemukan jalan untuk menuju ke sana? Dan saat ini aku hanya diam. Diam. Berdiri dalam labirin tinggi dan panjang dengan banyak jalan keluar yang belum bisa aku putuskan. Aku hilang arah.
Saat satu pintu rezeki tertutup, maka semua pintu rezeki lainnya terbuka.
Setiap mereka yang berhasil pasti pernah merasakan gagal dan setiap mereka yang gagal pasti akan merasakan berhasil. Kita akan seimbang dan bertemu di satu titik. Mungkin usahaku belum maksimal, mungkin doaku belum tulus, dan mungkin ini bukan waktuku untuk dikabulkanya doaku. Semua akan menjadi indah pada waktunya.
Semua karena Allah swt mencintaimu.
Allah swt menginginkan mendengar rintihan doamu lebih dan lebih lagi. Dia mencintaimu dan menginginkan terus bersamamu. Bersabarlah. Jika Allah swt mencintaimu dan di saat waktu yang tepat, Allah swt akan memberikan sesuatu yang kau minta bahkan lebih dari itu, yang mampu membuat kau tercengang dan tak henti mengucap syukur. Ikhlaslah dan bersyukurlah, Allah swt menyanyangimu.
Jangan pernah berhenti berusaha..
Jangan pernah berhenti berdoa..
Jangan pernah berhenti berharap..
Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, semua nyata dan mungkin..
Saat ini,
Bukan berarti usahamu tidak dilihat bumi
Bukan berarti doamu tidak didengar langit
Bukan berarti harapmu diputus angin
Mereka justru sedang mengaguminya
Yakinlah,
Usahamu sudah disaksikan bumi yang bercerita
Doamu telah menembus langit hingga ke-7
Harapmu tergantung indah di bintang-bintang kerlap
Janganlah sekali-kali su'udzon pada Allah swt
Dia Dzat Yang Maha Mengetahu segalanya. Berpikirlah positif karena Allah swt berkehendak sesuai prasangka hamba-Nya..
Percayalah,
Kau tidak sendiri
Selalu ada Allah swt yang menemani dan melindungi
Percayalah,
Allah swt mencintamu
Jadi, cintailah Allah swt melebihi apapun..
!!! SEMANGAT SBMPTN !!!
KEDOKTERAN GIGI - UNIVERSITAS INDONESIA
Lo boleh nolak gue di snmptn, tapi lo nggak akan bisa menolak gue di sbmptn. KECAMKAN itu !! Muehehehehehehe...
By : pejuang sbm yang sakit hati karena ditolak snm a.k.a mahasiswi FKG-UI
Komentar
Posting Komentar