Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Bagaimana Manusia dan Aku Berubah

Gambar
Manusia berubah dan aku pun berubah. Seperti malam ini... aku rebah di atas kasurku, di bawah langit-langit kamar, aku menatap layar handphone. Aku kembali menemukan kehebatan sebuah tulisan. Hanya dari satu tulisanku satu tahun lalu, aku bisa mengenang perasaan yang kurasakan dulu dan menyadari betapa naifnya diri ini. Entahlah, apakah aku menertawakan kekonyolan diriku di masa lalu yang naif atau meremehkan diriku saat ini yang menjadi pengecut... karena dasarnya begini; pada hakekatnya, dalam konteksnya, aku valid dinyatakan menyerah. Aku yang dulu—dengan keberanian dan mimpi yang dulu—sangat jauh berbeda dengan aku yang sekarang.  Ternyata benar, manusia berubah. Aku seperti menjadi dua orang yang berbeda. Aku merasa diriku di masa lalu lebih hebat ketimbang aku saat ini. Namun, lewat tulisannya, aku menyadari bahwa masa depan bagaimanapun harus lebih maju dari masa lalu. Ia secara langsung menyuruhku untuk kembali mencintai dan secara tulus menerima diriku sendiri ...

Sebuah Pertanyaan

Gambar
Hidup itu berat, ya? Banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencanamu. Banyak usahamu yang tidak memberikan hasil yang kau mau. Banyak pengorbananmu yang tidak berujung baik. Kau jadi terdiam dan bertanya-tanya, "Apa yang salah?" "Dimana letak salahnya?" "Mengapa berakhir seperti ini?" Kalimat itu terus terngiang di kepalamu, sembari kau mengingat kembali waktu sulit yang selalu kau lewati setiap malamnya. "Apa aku kurang berusaha?" "Apa doaku kurang keras?" "Atau apakah waktu tidurku terlalu lama?" Kau terus berenang-renang dalam pertanyaan itu, lalu tenggelam.  Dan akhirnya kau menemukan dirimu terdampar di dalam dasar yang tak bisa kau tapaki. Kau melayang bersama kesedihanmu dan terombang-ambing dengan keraguan atas dirimu sendiri. Kau menyesalinya. Merasa semua usahamu menjadi sia-sia. Keringat dan airmatamu yang mengering tak lagi berharga. Doa panjangmu yang terlontar dari bibir yang terus berharap tak pernah...