Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

I STILL WANT YOU

Gambar
.Oleh Di. Di bawah langit biru itu, mereka berdiri terdiam. Saling menatap satu sama lain, mencoba membaca apa yang memenuhi isi kepala juga hati. Gadis bersurai legam panjang menundukkan wajahnya . Ia tak mampu lagi menahan degupan jantungnya yang serasa ingin berpindah tempat. Tembakan mata almond lelaki itu mampu membutakan pandangannya, meruntuhkan kekuatannya, meluluhkan perasaannya. Ia ingin mendekapkan tubuhnya dalam-dalam pada hangat mata itu. "Selamat tinggal" Bibir kecil, yang dihiasi warna merah muda, menuturkan kata yang membuat hatinya menjadi serpihan serpihan rasa sakit. Kepalan tangan itu terkatup kuat seakan siap meninju wajah dihadapannya sembari berteriak, jangan pergi. "Selamat tinggal" Air mata itu jatuh. Bodoh! Kenapa harus sekarang menangis. Gadis itu mengangguk. Keberaniannya masih ciut untuk kembali menatap mata almond itu. Beribu perasaan memuncak hingga ubun-ubun kepalanya. Banyak kata yang ingin ia sampaikan, namun gadis itu menj...

Cerita Sakit Hati di Bulan April

SNMPTN bukanlah segalanya, Karena tak ada rotan, akarpun jadi... :):):):):):):):) Kau tahu bagaimana rasanya gagal disaat kau benar-benar menginginkannya? Aku rasa hampir setiap orang pernah merasakan hal ini. Seperti yang aku rasakan sekarang. Hari ini, 17 April 2018 tepat pukul 17.00 pengumuman SNMPTN dikeluarkan oleh setiap universitas. Dan dari sekian banyak yang tidak diterima, aku adalah salah satunya. Sakit memang setelah melihat warna merah itu pada layar pengumuman. Berkali-kali aku masukan no.pendaftaran dan tanggal lahir, namun yang keluar tetap hasil yang sama. Gagal. Sakit, tapi nggak berdarah. Sebenarnya aku tahu akan seperti ini jadinya. Memilih FKG UI yang memiliki passing grade dan saingan yang tinggi dengan nilai raporku yang biasa-biasa saja. Ya, aku hanya bermodal nekat, yakin, dan doa. Namun, Dzat Yang Maha Perencana, Allah swt, tidak mengizinkanku melewati jalur ini. Aku baik-baik saja. Itu yang selalu katakan dalam hati, barangkali hanya sekedar menghib...

Bersabarlah

Dunia mengajarkanku lagi apa arti hidup Bahwa hidup adalah sesuatu yang sementara Yang menipu, yang menjebak Bahwa semua akan kembali lagi pada Dzat Yang Menciptakan Kehidupan yang sebenarnya, yang abadi, yang kekal ialah kehidupan di alam sana Dunia hanya sebatas jembatan penentu Tak usah risau jika mereka meninggalkanmu Itu artinya mereka sudah sampai di titik akhir perjalanan ini Di ujung jembatan Aku justru terkadang iri Ingin segera sampai di ujung jalan ini Namun masalah waktu semua sudah ditentukan Dan kita hanyalah diam menunggu sembari berusaha Segala yang dirasakannya sudahlah selesai Berdoalah Semoga apa yang diusahakannya tidaklah sia-sia Dan mendapatkan balasan dari-Nya.. 2018 DI

Semoga Kita Berjodoh

Aku tersenyum lagi saat ini Aku tertawa tanpa sebab Dan memikirkanmu lagi Entahlah, hati ini kembali berdegup saat mengingat waktu bersamamu Di perutku seperti banyak kupu-kupu beterbangan membuatku geli Aku tidak ingin melepaskan mataku dari wajahmu Ingin selalu memiliki waktu dekat denganmu, sekalipun tanpa bertegur sapa Kau tahu? Hari yang indah bagiku, saat aku bisa mengingat kita di waktu sore hari Saat pagi atau siang kita bersama Entah itu hanya sekedar bertemu, saling tatap, atau bahkan berbicara dan tertawa Aku selalu menantikan itu, waktu itu Kau tahu? Aku telah menjatuhkan hati ini lagi untuk kesekian kalinya Sekalipun ini bagaikan mimpi dalam tidur Tapi kali ini aku yakin Bahkan aku sudah membicarakanmu pada Sang Pemilik Hati Dan sekarang aku masih menunggu jawaban itu Kau sekarang salah satu bintang yang aku gantungkan dalam langit-langit harapan Aku berharap semoga kau juga akan bersinar dengan harapanku lainnya Aku katakan padamu Aku mencintaimu Aku...

Tanyakan Saja pada Ku

Tanyakan aku apa saja yang kau mau Siapa lelaki yang ku suka Seberapa banyak aku terluka karena cinta Karena aku tidak peduli Tapi janganlah kau tanyakan padaku Apa mimpi yang ku rajut saat ini Jangan t anyakan padaku Seberapa besar mimpiku pada masa depan yang tak pasti Bagaimana aku bertahan dalam dunia kejam penuh persaingan Janganlah tanyakan padaku Aku tidak peduli Kau bilang dengan nasehat yang keluar dari bibir ringanmu Mimpi hanyalah mimpi jika ku tak bangun Harap hanyalah harap yang kan sirna jika ku tak yakini Doa sekedar doa jika ku tak berusaha Hingga esok kan menjadi kemarin Perkataanmu kan terdengar sama saja Tak hanya mimpi yang harus kau tanya Menurutku, Aku tlah tersesat jauh dalam lubang yang mereka sebut mimpi Hingga aku tenggelam dalam harap harap yang menjadikanku Cemas, lemas, malas, terperangkap dalam gelas gelas Pikiranku terbagi Dan hilang lalu muncul lagi Sekarang, Tanyakan pada diriku Mimpi apa yang telah ku buat nyata Mimpi apa...

Pengembara Mimpi

Dingin malam berselimut sunyi senyap Beralas bintang-bintang yang menjadikannya harap Membawanya ke dalam kelam ketakutan Namun ada setitik cahaya keberanian serta harapan Dia terdiam Melempar mata jauh pada langit yang mengangkasa Ragu kesemuan membatasinya pada mimpi mimpi indah Lalu bertanya dalam kalam 'a pakah aku mampu atau jatuh pasrah penuh luka?' Berbisik bibir pada hati yang gelisah Tak tahu tujuan dan arah Kemana kaki kan melangkah Pada siapa diri kan berserah Wahai pengembara mimpi! T apaki tepian-tepian jurang bertebing P eras habis peluh yang kini kian meluruh Melumat rasa yang menjadikanmu bagai serpihan abu Denyut waktu semakin menyempit Bertelanjang masa hingga habis terbenam senja Lalu sadar pada satu kesalahan Penyesalan yang mengakar hingga anak cucu tiba Wahai Pengembara Mimpi! Janganlah kau mencumbu sekuncup harap lalu pasrah Jejakmu takkan dibiarkan bumi begitu saja memudar Harum peluhmu takkan dilewatkan angin biru dengan p...